Abdurrahim Rodjiun, engkau guruku, engkau pembimbingku... kini engkau telah dalam dekapan erat Kekasih Sejati yang penuh naungan Rahmat. Kini kemana lagi aku mencari sosok guru seperti engkau yang bersedia di hina, difitnah... dan ikhlas bernafas dalam lumpur kemiskinan? Ya ALLAH Ya Rabb Ya Kekasihku..... Dekap erat eratlah ia dengan Kasih SayangMU dan jangan KAU lepaskan barang sedetikpun. Aku mencintaimu wahai guru....
ku telusuri jejakmu hingga ujung hayatku
Selamat jalan guruku..... selamat jalan wahai "sufi"

=====================================
Tentang Beliau :
Majelis Istirhami didirikan oleh Prof. Dr. KGPA. KH. Abdurrahim Radjiun yang biasa dipanggil dengan sebutan Abie Bismillah. Sosok yang diakui oleh jama`ahnya sebagai sufi ini lahir di Betawi pada tanggal 12 Mei 1955. Beliau adalah putra dari mu`allim Radjiun, seorang kyai Betawi terkemuka. Jika ditelusuri garis keturunan dari pihak ayah, beliau masih memiliki kekerabatan dengan Habib Husein Luar Batang karena kakek buyutnya, yaitu guru Abdul Halim di makamkan satu kompleks dengan keluarga Habib Husein. Silsilahnya dari pihak bapak juga sampai ke Pangeran Kadilangu, Demak, yaitu: KH. Abdurrahim Radjiun bin Muhammad Radjiun bin Abdurrahim bin Tuan Guru Muhammad Nafe bin Imam Abdulhalim Keramat Luar Batang bin Tuan Guru Muhammad Zain bin Tuan Guru Mahmud bin Tuan Guru Hassanad bin Tuan Guru Abdusshamad (Pembangun Masjid Al-Ma`mur, Tanah Abang) bin Tuan Guru Muhammad bin Pangeran Samandhi bin Pangeran Abdullah bin Kanjeng Gusti Pengeran Ageng Alie Ratudiningrat, Kadilangu, Demak.
Pendidikan formalnya di tempuh di Pesantren At-Taqwa, Bekasi pimpinan KH. Noer Alie, kemudian di Sekolah Tinggi Publisistik, Universitas Riyadh, Arab Saudi, S2 di Manchester, Inggris, dan S3 di Kanada. Pada masa mudanya, KH. Abdurrahim Radjiun pernah menjadi wartawan di Media Indonesia dan pernah menjadi khatib tetap di masjid Istana Negara, kemudian beliau memutuskan keluar dari aktivitas keagamaan di lembaga formal untuk total mengembangkan ajaran sufismenya ke tengah-tengah masyarakat melalui bacaan shalawat yang disusunnya, yang disebut dengan shalawat Istirham ( shalawat meminta rahmat Allah). Pada tanggal 24 Rabi`ul Awal 1428H/12 Miladi 09/12 Mei 2007 beliau dibai`at oleh jama`ahnya sebagai khalifah I (Pertama) Khilafah Istirhamiyah.
Pendidikan formalnya di tempuh di Pesantren At-Taqwa, Bekasi pimpinan KH. Noer Alie, kemudian di Sekolah Tinggi Publisistik, Universitas Riyadh, Arab Saudi, S2 di Manchester, Inggris, dan S3 di Kanada. Pada masa mudanya, KH. Abdurrahim Radjiun pernah menjadi wartawan di Media Indonesia dan pernah menjadi khatib tetap di masjid Istana Negara, kemudian beliau memutuskan keluar dari aktivitas keagamaan di lembaga formal untuk total mengembangkan ajaran sufismenya ke tengah-tengah masyarakat melalui bacaan shalawat yang disusunnya, yang disebut dengan shalawat Istirham ( shalawat meminta rahmat Allah). Pada tanggal 24 Rabi`ul Awal 1428H/12 Miladi 09/12 Mei 2007 beliau dibai`at oleh jama`ahnya sebagai khalifah I (Pertama) Khilafah Istirhamiyah.
1 komentar:
Masih Banyak yang harus digali dari Pesantren Attaqwa. Semoga Allah Memberkati kita semua. Amin
Posting Komentar